Skip to content

hey….!!!!!itu bukan benderaku

August 16, 2009

hey….!!!! itu bukan benderaku
benderaku cuma mengenal dua warna yang penuh arti
benderaku ku bendera merah putih
merah berani dan putih suci
bukan dua warna itu yang tanpa arti
bukan bendera usang seperti itu

Entah mataku yang menderita katarak aku atau kornea nya sudah tak respon lagi, aku terkejut melihat secarik kain dua warna terpampang di depan mataku. Warna yang sungguh membuat aku risih dan jengkel.
Secarik kain itu terpasang di sebilah bambu di pelataran rumah mewah di bilangan pinggiran kota Surabaya.

16 agustus hari ini,dimana 64 tahun yang lalu dimana sang proklamator dan putra terbaik bangsa bahu membahu menyusun strategi untuk esok hari yang penuh arti. Namun melihat secarik kain yang bukan benderaku itu sepertinya perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa ini tak dihargai.

Tetesan darah biaya, waktu dan jiwa yang dikorbankan para pahlwan sungguh ironis dibalas dengan mengibarkan bendera yang sudah berganti warna.
Sungguh bertolak belakang dengan pemandangan deretan mobil mewah di bawah bendera usang itu.

Sepertinya pengibaran bendera di hari kemerdekaan cuma sekdar di anggap sebagai hal rutinitas tahunan yang tanpa arti dan tanpa sakral.
Selepas dipasang beberapa minggu di pelataran disimpan di almari paling bawah menunggu saat dikibarkan lagi

rasa nasionalis dan rasa bangga menjadi warga NKRI telah terkikis oleh kesibukan dan tuntutan akan memenuhi kebutuhan materi

hey itu bukan benderaku
jika kau tak mampu beli atau enggan untuk beli
enyah kau dari bumi pertiwi ini

25 Comments leave one →
  1. August 16, 2009 22:43

    pertamaxxx juga🙂
    lha trus bendarane sopo naknuw om😀

  2. August 16, 2009 22:45

    emang warnane opo ae lho kang😀

  3. August 16, 2009 23:01

    wong sugih kok tuku bendera wae rak mampu?? ojo2 memang rak niat?

  4. August 17, 2009 01:32

    MER EKA !!!
    *sengaja di hilangkan satu huruf, karena hanya MEREKA yang merayakannya, kami warga stren kali dan warga tertindas lainnya masih belum menikmatinya secara penuh kebebasan Ibu Pertiwi*

  5. August 17, 2009 06:34

    chino paling! sopo maneh duwe omah mewah neng kene? mangkelno kok ancene! ndelok komentare neng fisbuk ae do njengkelno, upacara ae pake mengeluh, lha piye sing biyen perang toh nyowo?

    gak melu perang, kari mengkruk neng indonesia ae gak iso ngajeni indoneisa. ngunu jare gak gelem diskriminasi, lha mereka sendiri yang mendiskriminasikan diri sendiri gitu..

  6. August 17, 2009 09:02

    sapa ya yang punya rumah mewah itu ? si NN

  7. August 17, 2009 10:22

    benderaku merah putih cak….
    biarkan saja mereka memasang bendera mereka di “rumah” mereka, tapi jangan harap bisa menginjak TANAH AIR kita, Indonesia!

  8. August 17, 2009 11:02

    tulisan yang penuh dengan heroik..mantap menumbuhkan semangat nasionalisme yang saat ini luntur…

    salam kenal mas
    adi dzikrullah

  9. August 17, 2009 11:12

    omahe sopow om ikuh??
    di bong wae yoookkkk

  10. August 17, 2009 11:19

    merdeka …..

  11. August 17, 2009 13:43

    bendera kebangsaanku merah putih! hanya satu itu tok! ga ada yang lain

  12. August 17, 2009 14:08

    Merdeka dalam indahnya kebersamaan

  13. August 17, 2009 16:43

    semoga indonesia menghukumnya dengan hukuman yang setimpal.

  14. August 18, 2009 00:11

    hancurkan!, para penjajah generasi bangsa negeri ini 😉 merdeka!😉

    merdeka!!!!!!

  15. August 18, 2009 16:34

    wah berarti warnanya berubah jadi orange putih ya mas
    atau malah jadi orang coklat *sungguh mengenaskan

    orange dan krem malahan mas🙂

  16. August 18, 2009 16:48

    hadduh salah komen
    maksudnya warna orange coklat kuwii

  17. Novianto Puji Raharjo permalink
    August 19, 2009 12:03

    Semoga saja makna merah putih bukan jadi makna sok berani dan sok suci….. bahaya

    yup setuju sekali mas,

    semoga saja tidak🙂

  18. August 19, 2009 14:25

    Beli Bendera ja Pelit, bisa2nya seperti itu!

    tapi jadi keinget dulu e mas…..dulu keluargaku (waktu aku masih kecil) juga mengibarkan bendera yang dah ganti warna n sekarang alhamdulillah sudah tidak

    syukur deh kalau sekarang sudah tidak mas,

    memang kesannya cuma hal sepele,namun ada baiknya selalu memasang bendera yang masih terang warnanya

    merdeka!!!!!

  19. August 19, 2009 15:26

    Hmmm… Coba difoto itu bendera, tentu anak-anak TPC akan datang dan nyumbang bendera ke rumah itu. Kaya bukan berarti mampu beli bendera.

    Atau, siapa tahu bendera itu peninggalan 10 November 1945?

  20. August 19, 2009 16:25

    Kalau dia kayan gak mampu beli bendera, diajak nyang rolak ae, cemplungno kono cak. Tuku duren 200n ewu mampu kok tuku bendera gak mampu.
    Salam dari pakde di Sukolilo.

  21. KangBoed permalink
    August 19, 2009 23:18

    Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  22. August 19, 2009 23:46

    bener2 memalukan itu mas galuh, lha wong punya deretan mobil mewah, beli bendera aja kok ndak niat. mereka ndak inget kalau utk mempertahankan dua warna itu butuh perjuangan, air mata, darah, dan nyawa. doh!

  23. August 20, 2009 16:48

    haddiirrrr….
    sore2 mengunjungi sahabat, tuk memohon maaf dan mengharap kemurahan hati sahabat tuk sekedar memaafkan segala kesalahan yang telah aku perbuat.
    Mari kita luruskan niat, sucikan hati, semoga Ramadhan dapat mengantar kita kembali fitri
    cu….
    note: sorry.., komenx-nya ntar aja ya…..

  24. August 20, 2009 19:19

    Hadiirrr….
    Malam2 mengunjungi sahabat untuk memohon maaf dan berharap sahabat bermurah hati untuk memaafkan kebodohan diri ini yang telah menyakiti, baik dalam komentar maupun postingan. Selamat menunaikan ibadah puasa, luruskan niat sucikan hati. Semoga Ramadhan kali ini mengantar kita kembali fitri…
    cu…

  25. August 16, 2010 14:09

    (semoga lekas) MERDEKAAAA!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: