Skip to content

buat kau yang disana

March 23, 2009

Photobucket

sejak kepergianmu
kami bagai kan ayam yg kehilangan induknya
bagai seorang prajurit yang kehilangan pemimpinnya

sejak kepergianmu
banyak air mata yang tumpah dari mata kami
banyak pedih yang mengiringi hidup kami

kau torehkan luka di hati kami
membuat perasaan kami tersayat-sayat
apakah pernah kau berpikir
kau telah rubah status kami

kau yang disana
apakah kau masih ingat akan kami
apakah pernah sedikitpun kau rindukan kami

kau yang disana
apakah pernah kau berpikir ada orang yang membutuhkanmu saat itu
apakah kau tau bahwa kami rindukan kamu, dulu

sungguh
kami tak tau dimana rimbamu
kami tak tau di mana batu nisan mu

kini
semua itu akan kami jadikan cerita hidup
kami tak mau mengingat kamu lagi

sungguh
terlalu pedih luka yang kau goreskan ke kami
hingga kami seakan mati rasa akan sakit-sakit kemudian

apa salah kami……
apa salah kami……

sumber gambar

16 Comments leave one →
  1. March 23, 2009 09:18

    ya mas… aku di sini.. takkan menyakitimu hehe..
    salam kenal yaa..

    hehehe
    salam kenal balik mas🙂

  2. March 23, 2009 09:38

    😦😦

    semangad mas…. ….. ….

    mase banyak kebahagian2 yang di janjikan Allah lage buat kita… amiennn

    thanks lip🙂
    semoga yah

    amien

  3. March 23, 2009 10:50

    terharu……….

    😦 pengen nangis aku kang

  4. bolosompil permalink
    March 23, 2009 11:54

    sing… sabar ya mas …semoga menemui jalan terbaik……….jadi sedih niiii

    iya mas,
    cuma sabar yg bisa kulakukan

  5. March 23, 2009 12:33

    sabar ya mas,,,,

    iya mas,
    thanks yah🙂

  6. March 23, 2009 13:40

    sabar ya……aku akan segera bangkit dan mencarimu……he…..

    iya mbak ,
    wah jadi gak enak nih🙂 he he

  7. March 23, 2009 14:13

    Hoe… aku di sini…

    he he he🙂
    bisa ajah mbak iphe nih

  8. March 23, 2009 15:24

    syahdu…….

    maz iphe ki narsis banget

    syhadu sekali malah mas😦 ,

    aku jadi ketularan narsis nya iphe mas🙂

  9. mas8nur permalink
    March 24, 2009 00:28

    Siapapun yang meninggalkanmu, tak kan pernah lenyap dari dunia ini kecuali hatimu tlah merelakannya…….
    Jadi mau dikenang terus atau dilupakan terserah mas Galuharya
    Katanya mesti ikhlas….;)

    masih mencoba tuk ikhlas mas😦
    walaupun di saat ingat dia,sakit rasanya

  10. March 24, 2009 01:53

    sakno om, buat kau yang disana semoga mendapatkan kedamaian abadi

    thanks mbak dinda,

    semoga ajah yah

    amien

  11. March 24, 2009 03:50

    Yang sabar ya, sabar disayang Tuhan.

    iya mas edi
    makasih yah🙂

  12. March 24, 2009 09:34

    *kau yang disana
    apakah pernah kau berpikir ada orang yang membutuhkanmu saat itu
    apakah kau tau bahwa kami rindukan kamu, dulu*

    *terlalu pedih luka yang kau goreskan ke kami*

    benci tapi rindu ternyata … xixixi

    hehehe iya mas🙂
    bagai makan buah simalakama pokoknya deh

  13. March 24, 2009 10:10

    Wah,sedang rindu sekali yang mas? Ato memang sedang menikmati kerinduan? Salam…

    hehehe iya mbak ajeng🙂
    rindu tapi benci😦

    salam…

  14. gwgw permalink
    March 25, 2009 01:08

    puisi ini bukan untuk gw kan ?
    salam kenyal….:-)

    salam kenyal balik mas🙂

  15. March 25, 2009 01:43

    wah bagus gambarnya.

    hehehe🙂
    suwun cak…

  16. March 26, 2009 02:48

    aku juga tidak nih
    byme

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: