Skip to content

ketika bunga murka

March 16, 2009
tags: ,

Photobucket

siang itu di kota pranaraga,salah satu kota kecil di negeri antah berantah,cuaca tak lagi bersahabat.
sinar mentari saat itu sungguh seakan membakar seluruh kota.
begitu juga dengan perasaan bunga yang beberapa hari ini selalu di landa muram durja,tak tahu kenapa.
hari itu kamis tepatnya,bunga yang baru pulang dari sebuah tempat untuk menimba ilmu tiba-tiba saja di landa perasaan bimbang dan kecewa.
satu sisi hati ini ingin pulang namun di sisi yang lain seakan enggan tuk pulang.dengan langkah gontai dia berjalan menyusuri jalan di bawah teriknya matahari siang itu.
seketika itu ada angkutan rakyat yang menghampirinya.tanpa ragu dia naik ke angkutan itu.belokan demi belokan di lalui angkutan itu hingga di salah satu sudut kota, bunga beranjak turun.segera saja dia menyodorkan beberapa lembar uang ribuan.
namun karena hati yang gundah bunga malahan kembali naik  bis untuk menuju kota sebelah.kali ini yang menjadi tujuan bunga adalah stasiun di kota itu yang notabene adalah tempat favorit bunga untuk menghilangkan
segala kegundahan hatinya selama ini.
baru mengjinjakkan kaki di stasiun dan sempet duduk sebentar di ruang tunggu,ada bisikan yang tak tau dari mana menyuruh bunga untuk membeli tiket kereta tujuan kota metropolitan nun juah disana.
maka di belilah tiket kereta ekonomi tujuan kota tersebut.sampai disini bunga masih terus melamun, hatinya seakan sepi diantara kerumunan orang.
tak selang beberapa lama suara kereta membuyarkan lamunan bunga.maka segera saja dia mengayuhkan langkahnya menuju salah satu kursi kosong di kereta.
kereta berjalan lambat tapi pasti meninggalkan stasiun madiun kota.mata bunga masih sembab,tak tahu sudah berapa banyak air mata yang jatuh dari mata yg indah itu.
sebenernya kejadian seperti ini tidak sekali ini saja dialami bunga,namun kali ini sungguh kekecewaan dia sudah diatas batas emosinya.hingga ia putuskan tuk meninggalkan kota kelahirannya.

dering handpone dari tadi tak pernah henti-hentinya,namun suara itu tak membuyarkan bunga dalam kesedihannya.seakan tak mau kegelisahannya terganggu bunga malah mematikan handpone itu.

kereta terus berjalan dengan cepatnya melewati beberapa kota hingga akhirnya sampailah di stasiun tawang semarang.sesampai di kota ini kejadian yg tidak pernah dia lupakan terjadi.ketika kereta berhenti untuk menurunkan penumpang bunga menuju mushola untuk melaksanakan kewajiban sholat.
namun itulah awal petaka bagi dia,kereta dengan tiba2 melaju meninggalkan stasiun tawang.tak ayal bunga pun gugup menangis dan tak tahu harus berbuat apa.
untunglah dia ketemu seorang lelaki setengah baya yang juga ketinggalan kereta.setelah melapor ke loket stasiun mereka berdua ngobrol sambil menunggu datangnya kereta berikutnya.
di saat sedih seperti itu bunga mulai manyalakan handpone yg dari tadi di matikannya.di bacalah beberapa sms dari teman dan koleganya,dia sadar ternyata masih banyak orang di bumi ini yang takut kehilangan dia.
di saat itulah pikiran tuk mengabari orang rumah akan keberadaanya timbul,segera saja di sms salah satu keluarga nya.

tepat jam 11 malam kereta matarmaja akhirnya datangsuara kereta seakan membuyarkan lamunan bunga serta rasa kantuknya.segera saja bunga menuju kereta itu sampai akhirnya matarmaja meninggalkan stasiun tawang.

esoknya tepat jam 6 pagi kereta dan sampai di jatinegara.bunga yang kumel dan dekil saat itu duduk terpaku menanti kehadiran sang kakak yang bekerja di kota itu.
mungkin sang kakak tak tega melihat adik kandungnya yang berpenampilan dekil seperti itu,maka di bawanya bunga di salah satu dept store di kota itu untuk membeli sebuah baju.
seminggu berada disana akhirnya bunga di jemput oleh ayahanda nya tercinta.
konon untuk mendeteksi keberadaan putri tercintanya sang ayahanda mendatangi beberapa dukun terkenal di kota pranaraga.

tak ayal kejadian megharukan terjadi di rumah bunga.tetangga,saudara,teman dan orang yang menyayanginya tak kuasa mehahan tangis akan kepulangan bunga.
bunga yang mereka pikir sudah tiada ternyata kembali di tengah-tengah mereka.

sejak kejadian itu kini bunga menjadi sosok yg lebih dewasa.
sosok yang sekarang sudah bisa mengambil keputusan tidak hanya didasari rasa emosi belaka.
satu hal yang terngiang di otaknya kini
masalah tidak akan terselesaikan dengan pergi meninggalkan rumah

tulisan ini adalah kisah nyata seseorang yang tidak ingin di publikasikan namanya


gambar ilustrasi by: http://siteruterubozu.wordpress.com

10 Comments leave one →
  1. March 16, 2009 10:12

    pertamax…..

    wuihh..si bunga minggat nieh ceritanya ;))

    hikz…. * koyo aku e…purikan…. :))

    mesak ke mas…..

    iya mbak🙂
    mudah-mudahan mbak olip ndak niru bunga yah😉

  2. March 16, 2009 10:19

    kejadian sepetri itu sering terjadi, sebenarenya apa penyabab utamanya, sehingga bunga sampai senekat itu..?

    itu juga yang masih ada di otakku mas.
    sampai detik ini bunga ndak mau crita penyebabnya😦

  3. March 16, 2009 13:46

    wa kaya ceritane olip yang dulu sering purikan =))

    loh mosok seh kang🙂

  4. March 16, 2009 13:55

    Ya pembelajaran buat yang lain.. Untung saja gak diapaapain ma berandalan….😦

    iya bu🙂
    padahal di semarang hampir lho bu🙂

  5. mas8nur permalink
    March 16, 2009 16:33

    Wah ngambeknya kejauhan itu, sampek semarang…….mengapa nggak ke malaysia sekalian, biar diakui milik malaysia, hehehhe…..

    kayaknya sangune cumpon kang🙂
    ora nututi yen di gawe numpak montor muluk😉

  6. March 17, 2009 03:51

    wah ternyata kisah beneran to …..🙄

    ho oh kang😉
    hehehehe

  7. March 18, 2009 19:47

    emang bener kog om saat kita jauh dari orang orang terdekat, saat itulah kita belajar untuk menjadi lebih dewasa coz kita gag bisa tergantung ma sapa sapa, kek dinda sekarang juga belajar untuk lebih dewasa

    tentunya selain belajar lebih dewasa juga belajar mandiri mbak🙂
    hati2 dan jaga diri baik2 mbak🙂
    thanks

  8. March 20, 2009 08:35

    Biasa kalo masih abege begitu, masih labil jd hobi kabur dari rumah.

    iya nih🙂
    btw,salam kenal🙂

  9. March 20, 2009 10:51

    Wah..keinget masa laluku yg pernah minggat dr rmh nih,wekwekwekk…

    Salam kenal ya bro…

    weks🙂
    minggat kemana nih ?
    salam kenal balik🙂

  10. March 20, 2009 19:02

    hihihihi…
    aku juga pernah minggat..

    hehehehe🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: