Skip to content

bandwidth manager di mikrotik

December 13, 2008

mik
di dalam penggunaan mikrotik langkah terpenting adalah bandwidth manager,dimana proses ini sangat penting untuk menghindari terjadi rebutan bandwidth antar klient di warnet ataupun di RT/RWnet.Dan juga bisa menghindari terjadinya pemakaian bandwidth yang berlebihan di saat ada salah satu klient yang download.yang mengakibatkan klient yang lain lambat.

untuk kali ini saya akan mengulas bandwidth manager menggunakan gueue tree

berikut langkah-langkahnya

disini saya asumsikan saya berlangganan ke salah satu isp sebesar 512kbps dan saya juga asumsikan
ip jaringan klient saya adalah 192.168.1.0/24
dimana sebagai contoh akan saya ambil 2 klient yang masing-masih adalah
192.168.1.2
192.168.1.3

langkah pertama adalah penandaan atau marking packet

kita masuk ke ip firewall mangle dan membuat dua packet yg masing-masing adalah mark conection dan mark packet

*untuk klient 1
/ chain=forward src-address=192.168.1.2 dst-address=0.0.0.0/0
action=mark-connection new-connection-mark=”con-klient1″ passthrough=yes

/ chain=forward connection-mark=”con-klient1″ action=mark-packet
new-packet-mark=klient1 passthrough=no

*untuk klient 2
/ chain=forward src-address=192.168.1.3 dst-address=0.0.0.0/0
action=mark-connection new-connection-mark=”con-klient2″ passthrough=yes

/ chain=forward connection-mark=”con-klient2″ action=mark-packet
new-packet-mark=klient1 passthrough=no

setelah selesai proses penandaan maka kita akan masuk ke pembuatan limitnya
untuk itu kita masuk ke queue tree ,langkahnya adalah
kita buat parent untuk jumlah bandwidth total kita, up dan downnya.

/ name=”parent down ispku” parent=client packet-mark=”” limit-at=16000
queue=default priority=8 max-limit=512000 burst-limit=0
burst-threshold=0 burst-time=0s

/ name=”parent up ispku” parent=public packet-mark=”” limit-at=16000
queue=default priority=8 max-limit=512000 burst-limit=0
burst-threshold=0 burst-time=0s

setelah itu kita akan memulai melimit ip klient kita

/ name=”que-down klient1″ parent=parent down ispku packet-mark=klient1
limit-at=16000 queue=pcq-down priority=8 max-limit=64000
burst-limit=256000 burst-threshold=0 burst-time=30s

/ name=”que-up klient1″ parent=parent up ispku packet-mark=klient1
limit-at=16000 queue=pcq-up priority=8 max-limit=64000 burst-limit=0
burst-threshold=0 burst-time=0s

/ name=”que-down klient2″ parent=parent down ispku packet-mark=klient2
limit-at=16000 queue=pcq-down priority=8 max-limit=64000
burst-limit=256000 burst-threshold=0 burst-time=30s

/ name=”que-up klient2″ parent=parent up ispku packet-mark=klient2
limit-at=16000 queue=pcq-up priority=8 max-limit=64000 burst-limit=0
burst-threshold=0 burst-time=0s

pengartian limit diatas adalah kedua ip klient tersebut dilimit untuk downloadnya adalah
minimal 16kbps dan maksimal 64kbps akan tetapi dia bisa mencapai burst 256kbps selama 30 detik
untuk uploadnya minimal 16kbps dan maksimal 64kbps

semoga bisa membantumik

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: