Skip to content

antara tangis dan tertawa,suka dan duka part2

November 26, 2008

tak terasa hubungan ku dengan dia sudah berjalan lebih dari setahun,dan waktu aku sempet antarkan dia pulang kampung aku memberanikan diri untuk melamar dia di depan ortunya.namun jawaban ortunya seakan membuyarkan anganku.mereka bilang klo si dia masih kencur,masih panjang masa depannya jadi kita berdua di suruh menjalani dulu hubungan ini tanpa suatu ikatan.ah biarlah toh bukan keinginanku tuk jalani hub tanpa status ini.

menginjak 1tahun lebih 2 bulan hubunganku ada suatu cobaan yg harus kita hadapi.dengan pertimbangan kerja di tempat lama selalu dipotong gaji gara2 banyak barang toko yang ilang aku mengundurkan diri dari kerjaan dan merantau ke jakarta.inilah episode duka dalam hubungan kami.masih teringat di benakku saat dia mengantar kepergianku di stasiun pasar turi.saat itu dia memelukku erat,erat sekali seakan ingn berbicara jangan tinggalkan aku sayang.oh tak terasa air mata ini jatuh membvasahi lesung pipiku.aku masih tak perduli saat orang2 sekitar melihat kami,aku tetap peluk dia dan terus memeluk sampai akhirnya pengeras suara petugas stasiun membuyarkan perasaan kami waktu itu.”kereta kertajaya jurusan pasar turi stasiun senen akan segera berangkat”begitulah suara itu aku dengar.akhirnya kereta lambat laun meninggalkan stasiun pasar turi.oh sedih sekali hati ini

hari-hari dijakarta kulewati dengan hampa,aku tak bisa lagi memeluk dia,membelai rambutnya tak ada lagi wajah yg bersandar di dadaku.oh sepi sekali tuhan.hubungan kita cuma lewat telp tiupun sangat jarang(waktu itu aku dan si dia sama2 gak punya hp)di samping karena mahal,kami cuma bisa telp disaat di luar jam kerja.oh yah sebagai informasi dijakarta aku kerja sebagai office boy perusahaan telekomunikasi.seorang pramuniaga rela meninggalkan keluarga dan pacar cuma gara2 jabatan office boy.

akhirnya ndak tau kenapa atau mungkin sudah takdir tuhan.aku di phk dari kerjaanku di jakarta dalam selang waktu cuma 3 bulan.oh cobaan apa lagi ini tuhan???apakah ENGKAU  ingin aku selalu dekat dengan si dia.perasaanku saat itu antara suka dan duka,suka karena bisa kembali ke tanah kelahiranku dan bertemu dengan orang2 yg menyayangiku dukanya ialah aku sekarang jadi pengangguran.sebuah status yg tidak mengenakkan.

akhirnya aku sampai juga di kota surabaya tercinta dengan status pengangguran.”ah gak usah sedih andri kamu pasti bisa ko”kata2 itu yg selalu terngian di telingaku.

hari2 ku sekarang terasa sedih sekali.surat lamaran udah di sebar tapi tak satupun dapet panggilan.cuma rasa sayang dari keluarga dan si dia ajah yg bikin aku semangat lagi,sungguh terpuruk kondisiku saat itu.bahkan untuk membeli sebatang rokokpun aku harus menunggu belas kasihan ke 3 sahabatku.ahhh aku merasa dunia tidak adil denganku.

dengan megenyampingkan ego dan rasa malu akhirnya aku mengiyakan tawaran tetanggaku untuk kerja jadi kuli batu(membangun rumah)di kawasan demak dengan bayaran 22.500 perhari.”ahh berapapun gajinya yg penting kerja”pikirku saat itu.karena lokasi kerja yg cukup jauh aku putuskan untuk membeli sepada pancal seharga 50.000 dengan uang pinjaman ke saudaraku.jadilah seorang andri mantan pramuniaga dan office boy dengan sepeda pancal jeleknya menuju kawasan demak tuk jadi kuli batu.

masih banyak kisah duka di episode selanjutnya……..

One Comment leave one →
  1. June 6, 2009 21:22

    xixixix … terharu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: